Laman

Label

Rabu, 16 Februari 2011

Masigit Kareumbi

Melihat acara kegiatan Go Green penanaman tembakau di TM Angke di Elshinta TV di tambah membaca jurnalnya jeng Arni  jadi pengen suatu saat  ikut kegiatan kayak seperti itu. Sudah niat di dalam hati pokoknya tahun ini harus ngerasain yang namanya Go Green apalagi tanam bakau. Belum pernah tanam pohon di area lumpur, kan kayaknya seru banget. Terakhir nginjak lumpur waktu kecil dulu itupun pas disaat mudik ke Madiun. Jadi tambah semangat pengen tanam bakaunya.

Alhamdulillah punya komunitas tuh yang anak2nya baik-baik, dan biasanya kalo ada yang ngusulin kegiatan pasti diterima saja. Walaupun di awal sempat ada yang tidak setuju alasannya sih sosial banget, buat apa go green toh masih banyak lapisan masyarakat yang masih membutuhkan uluran tangan, kenapa tidak peduli dengan mereka dulu. Go Green efeknya apa?
Belum lagi jumlah kami yang sedikit kurang dari 15 orang dan belum tentu semua orang bisa ikut.  Sampai kata temanku, ”Kayaknya lebih mudah deh mencari dana puluhan juta dibanding mencari orang satu bis kecil hehehe” 

Setelah melewati perbincangan yang sok ilmiah, akhirnya dengan dukungan teman2 yang lain diputuskan kegiatan di bulan maret bagi komunitas kecil kami pelaksanaan Go Green. Yiipiiie akhirnya jadi juga, ngerasain juga yang namanya Go Green. Ternyata susah banget nyari nomor kontak person disana, tanya sana-sini ngga dapat dan malah disuruh survey langsung. Hayaaah mau tanam pohon aja mesti survey males banget dah. Khas anak yang manja ngga ingin susah ^^

Akhirnya setelah mencari-cari diputuskan kegiatannya di  Masigit Kareumbi yang ada di kabupaten bandung utara. Mereka juga punya program Go Green dengan nama wali pohon. Setiap orang bisa mengikuti program wali pohon ini dengan biaya sebesar Rp 50,000,- sudah termasuk bibit pohon dan pemeliharaan pohon untuk 5 tahun.

Setelah bertanya ke pihak sana, rasanya lebih asyik ngadain Go Green di Masigit Kareumbi ini, selain wakaf pohon ternyata banyak kegiatan yang bisa dilakukan disana mulai dari trekking ke desa di tengah hutan yang rumah penduduknya cuma ada 17 buah sambil metik sayur-sayuran, panen ikan ataupun melakukan permainan tradisional di desa itu, dan yang  pasti disana kita bisa melihat penangkaran rusa disana. Seru kan??


Sekali-kali boleh donk menginformasikan kegiatan komunitas kami, dan setahu aja ada teman-teman Mpers yang tertarik dengan program wali pohon  dan ingin mempunyai saham untuk membuat dunia ini lebih hijau, bisa menitipkannya ke kami dan insyaAllah dananya pasti akan kami belikan pohon. Dan aku minta juga yah alamat FB nya biar pohon yang ditanam dan diberi nama donatur bisa di tagin. (sebagai bukti amanahnya)

Bagi yang ingin ikut ke Masigit Kareumbinya boleh juga, malah aku senang sekali.... ^^ insyaAllah acara akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 12 Maret 2010 PP, dengan biaya Rp 210.000,- sudah termasuk wali pohon, bis AC, snack pagi, welcome drink, makan siang, fun games atau trekking. Oh iya rencananya makan malamnya di kota Bandung tapi bs- bs yah.  Pendaftaran terakhir tanggal 4 Maret 2010. 
atau minimal doakan moga acara kami bisa sukses. Target 100 pohon tercapai ^^

*Semua foto diambil disini *
 
 
Ditulis Oleh: Eri
readmore »»  

Rabu, 17 November 2010

Gempita Kurban Satu Cinta


Kurban 11 ekor kambing

Data yang Qurban :

1. April Yani Lubis binti Adnan Lubis
2. Dwi Octaviana Widyastuti binti MS. Haryanto
3. Syahrial bin Damian
4. Ari Wahyudi bin BAdjoeri
5. Yenny Triana binti Burhanuddin Usman
6. Umi Chlifatin binti H.M. Nuruddin
7. Emy Pudji Astuti binti Slamet Pudjiono
8. Nadiah Fatriana binti Laode Masihu Kamaluddin
9. Alm. Hendrik Tri Susilo bin Darto
10. Asti Nofianti binti Sodikun
11. M. Sudiono bin M. Bulawi

 Daging kurban dibagikan ke masyarakat di Ciketing, Bantar Gebang - Bekasi

Foto-foto acara kurban bisa dilihat di sini : Gempita Kurban Satu Cinta 1 dan Gempita Kurban Satu Cinta 2
 

  






  



  


readmore »»  

Sabtu, 28 Agustus 2010

Sahur On The Road Bersama Para Pemulung & Tukang Sampah

Jakarta, 28 Agustus 2010

Seusai acara Buka puasa bersama dengan anak-anak Panti Asuhan Nurul Iman di Jl. Manggarai Utara II No. 117 RT. 09/01, Kel. Manggarai, Kec. Tebet pada tanggal 27 Agustus 2010, kegiatan berlanjut dengan acara Sahur On The Road pada dini hari tanggal 28 Agustus 2010. Kegiatan bagi-bagi makanan sahur dalam bentuk nasi kotak, dilaksanakan di sepanjang rel kereta daerah Karet, tak jauh dari lokasi SMP 70 Jakarta. Satu Cinta menyambangi rumah-rumah para pemulung dan tukang sampah Jl.H.Awaludin, Karet dan Tanah Abang Jakarta.

Alhamdulillah. Berbagi itu indah.

















 
 






readmore »»  

Jumat, 27 Agustus 2010

Oase di Jakarta


Pastinya kita sudah terbiasa melihat gedung-gedung tinggi menjulang dan tak jauh dari situ terlihat rumah-rumah kumuh. Begitupun yang dialami oleh Jakarta, kota yang semakin hari kemacetannya tambah parah, penduduknya yang beraneka ragam dan individual, tetapi masih banyak koq penduduknya yang mencintainya, termasuk saya ini apalagi jika libur lebaran tiba wah Jakarta terasa surga kemacetan yang dirasakan setiap hari menghilang.  

Begitu keras hidup disini disaat banyak orang-orang yang tidak peduli akan sesama, masih banyak kita temui oase-oase di Jakarta. Mereka yang walaupun hidup sederhana tetap masih peduli kepada sesama. Bukan hanya peduli tapi melakukan aksi nyata. Rasanya senang berbicara dengan mereka, aura kebaikan begitu kuat memancar, mendengar cerita2nya yang penuh dengan hikmah dan keajaiban yang Tuhan berikan kepada mereka, wajahnya yang selalu tersenyum, dan hati ini pun terasa nyaman berdekatan dengan mereka.

Seperti umi yang saat ini memiliki anak asuh yatim piatu 80 orang. Beliau bukan orang yang kaya raya, hidupnya sederhana. Tapi Allah memberikan kebaikan, kasih sayang di hatinya sehingga dimulai dari mengasuh anak yatim 3 menjadi 80.., subahnalloh.
 

Rumah 2 lantai ini telah di renovasi hasil sumbangan dari para donatur. Anak2 perempuan tidur di lantai atas sedangkan anak2 laki2 tidur di lantai bawah hanya beralaskan karpet.
"Banyak keberkahan yang di dapat,"begitu katanya, ketika ku bertanya motivasi apa yang membuat dirinya di usia yang telah lanjut tetap semangat memelihara anak2 yatim piatu itu. 
Aku percaya itu, senangnya jika ikut kegiatan2 sosial apalagi menjadi bendahara. Benar-benar terasa sekali kasih sayang Allah, dimudahkan segala urusan. Yang tadinya hati ini gelisah memikirkan dana yang masih jauh dari target tetapi menjelang hari H, kucuran dana begitu berlimpah bahkan biasanya selalu surplus.

Di dini harinya ketika masih dalam rangkaian SOTR aku bertemu dengan nenek tua yang tidak memiliki sanak saudara, dia tinggal sendirian hanya ditemani oleh 20 kucing peliharaannya. Bahkan dalam kesempitan dan kesusahan nenek itu tetap mau berbagi dengan mahluk tuhan yang lain. Ah jadi malu, apalagi jika mengingat tingkah laku kami saat itu, seperti sedang berwisata di perkampungan miskin. Beberapa keluarga yang sedang terlelap tidur di trotar, terbangun dan tanpa memedulikan sopan santun kami pun langsung mengambil kamera potret sana potret sini dengan imbalannya hanya nasi kotak.....  ahh...  


Mungkin karena hati ini  yang keras, semua itu hanya lewat begitu saja pemberian makanan tidak meninggalkan bekas. Terlalu larut dalam menikmati sahur di temani hawa dingin setelah Jakarta di landa hujan yang lebat beberapa jam, cahaya monas di dini hari, serta kembang api yang dinyalakan oleh anak muda. Dan sangat senang walaupun ngakunya orang betawi tapi baru di malam itu punya foto dengan latar belakang monas hahaha....

Lagi bertekad ingin mencontoh seperti mereka... orang-orang yang mencintai kehidupan dalam arti sebenanya, mencintai Tuhannya dan sesama mahluk. Karena orang-orang seperti mereka itulah Tuhan masih mau memberikan berkah dan RahmatNya untuk negara ini.

*tebarkan kasih sayang menuju Indonesia lebih baik*  


Penulis : Eri
Disalin dari Blog Eri di Multiply
 
readmore »»  

Buka Puasa Bersama Anak Panti Asuhan Nurul Iman

Ramadhan mulia, indah dengan berbagi.

Satu Cinta menggelar acara buka puasa bersama dengan anak yatim dan duafa di Panti Asuhan Nurul Iman yang berlokasi di Jl. Manggarai Utara II No. 117 Rt. 09/01, Kel. Manggarai, Kec. Tebet. Dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2010.
Kegiatan Satu Cinta dilanjut dengan sahur on the road pada dini hari tgl. 28 Agustus 2010.
Foto dan kisah sahur on the road ada pada jurnal selanjutnya.







readmore »»  

Sabtu, 27 Maret 2010

Tentang Satu Cinta


satu cinta logo

 
SATU CINTA adalah wadah dimana  kita  belajar untuk berbagi. Kami percaya dengan bergandeng tangan kita bisa berbuat yang lebih baik  dan lebih bermakna bagi pihak-pihak yang membutuhkan.

“Berbagi” itulah yang menjadi motto dari Satu Cinta. Dengan Berbagi bukan hanya cinta dari makhluk saja yang akan kita dapatkan tapi juga  cinta dari Ilahi

SATU CINTA bersifat terbuka kami tidak melihat latar belakang agama, ekonomi, pendidikan, dll dari sahabat-sahabat Satu Cinta, karena kami percaya Cinta dan Berbagi  bersifat universal.

SATU CINTA  menerima infaq/shodakah dari sahabat-sahabat sekalian yang nantinya akan disalurkan lagi ke orang-orang yang berhak menerimanya.
readmore »»